Tuesday, July 1, 2014

Nama : Rohmad basuki
 Nim: 004121111008









 





 























Gambar  1.1Use Case Diagram Analisa Pengajuan ImportUse Case Analisa Pengajuan Import diatas : Customer mengajukan performa invoice pengajuan import kepada staff, manager login kedalam sistem informasi import yang kemudian setelah masuk kedalam sistem informasi manager menginput informasi import sesuai dengan SPI ( Surat Perijinan Import ), yang nantinya dapat dijadikan pedoman oleh staff pada sitem pengajuan import, Staff menerima dokumen performa invoice pengajuan import dari customer, kemudian staff masuk kedalam sistem dengan login terlebih dahulu, setelah masuk kedalam sistem pengajuan import, staff menginput data pengajuan import sesuai dengan performa invoice yang diajukan oleh customer
 Model Class Diagram
            Class Diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package, dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi.


Class memiliki tiga bagian: nama ,atribut  metode
Penjelasan tentang gambar 1.2class diagram diatas: menerangkan Customer mengajukan performa invoice pengajuan import kepada staff, manager login kedalam sistem informasi import yang kemudian setelah masuk kedalam sistem informasi manager menginput informasi import sesuai dengan SPI ( Surat Perijinan Import ), yang nantinya dapat dijadikan pedoman oleh staff pada sistem pengajuan import, Staff menerima dokumen performa invoice pengajuan import dari customer, kemudian staff masuk kedalam sistem dengan login terlebih dahulu, setelah masuk kedalam sistem pengajuan import, staff menginput data pengajuan import sesuai dengan performa invoice yang diajukan oleh customer, kemudian dari hasil pengimputan data pengajuan import manager maupun staff dapat mencetak laporan pengajuan import tersebut dari sistem pengajuan import
Sequance Diagram

Penjelasan tentang gambar 1.3 menjelaskan bahwa informasi quota import sebelum diterima oleh staff data data tersebut akan diinput terlebih dahulu oleh manager setelah perijinan diurus dan mendapat SPI “surat perijinan import” yang isinya terdapat berapa banyak barang yang diijinkan untuk diimport masuk ke negara tujuan dan jenis uraian barang serta asal negara barang, dan pelabuhan tujuan yang diijinkan oleh kementerian perdagangan




 































Gambar 1.2Class diagram yang diusulkan


 



           






















Gambar 1.3sequence diagram informasi import yang diusulkan

           












 































Gambar 1.4sequence diagram pengajuan import yang di usulkan



 
















           



  Gamabar 1.5 Class diagram Analisa pengajuan impor  yang diusulkan
Gambar 1.6 Rancangan Tampilan Login

 Gambar 1.7 Rancangan Tampilan Imformasi Import
Gambar 1.8  Rancangan Tampilan Data pengajuan  import

Keterangan:
Penjelasan untuk gambar 1.4 Importir yang ingin melakukan import barang mengajuakan performa invoice yang berisi detail pengajuan import barang, kemudian staff dokumen melakukan penginputan detail pengajuan tersebut kedalam sistem pengajuan import untuk menghasilkan laporan pengajuan import, dari sistempengajuan import tersebut staff dan manager dapat memperoleh laporan dan mencetak laporan pengajuan import.
Penjelasan tentang gambar 1.5 menjelaskan bahwa manager dan staff sebelum mereka masuk kedalam sistem, mereka harus login telebih dahulu kemudian setelah masuk kedalam sistem masing masing mereka menginput data sesuai dengan data yang mereka butuhkan dan untuk menampilkan informasi yang dibutuhkan. Dari sistem tersebut akan menampilkan informasi data import dari sistem informasi import dan menampilkan informasi data pengajuan import dari sistem pengajuan import, yang kemudian akan menghasilkan da dapat mencetak laporan Pengajuan import.
Rancangan Tampilan Login
            Gambar 1.6 Tampilan login berfungsi sebagai pembatas hak akses pada perangkat lunak ini. Berikut rancangan tampilan login.
Rancangan Tampilan Imformasi Import
            Gambar1.7 berfungsi untuk memasukan data dari pengajuan import. Berikut rancangan tampilan data informasi quota import.
Rancangan Tampilan Data Pengajuan Import
             Gambar1.8berfungsi untuk memasukan data dari importer berikut rancangan tampilan data pengajuan quota import.

Perancangan Output

            Gambar1.9 Perancangan output dalam perangkat lunak ini berupa data tanggal pengajuan, no. invoice, jumlah barang, data customer, dan exporter, pelabuhan muat, pelabuhan tujuan, no spi, no hs code, periode berlakunya spi, nilai value atau amount barang yang akan diimport, contact person customer maupun exporter

Gambar 1.9  Perancangan Output “Laporan Pengajuan Import



Referensi:
Henderi,  2007 : 4, www.blogster.com / uml - konsep
http : /id.wikipedia.org/wiki/data flow diagram di unduh tanggal 18/07/2013
Joomla,  “ UML”, http://soetrasoft.com 2007


 Nama : Rohmad basuki
 Nim: 004121111008

 





























Gambar  1.1Use Case Diagram Analisa Pengajuan Import
Use Case Analisa Pengajuan Import diatas : Customer mengajukan performa invoice pengajuan import kepada staff, manager login kedalam sistem informasi import yang kemudian setelah masuk kedalam sistem informasi manager menginput informasi import sesuai dengan SPI ( Surat Perijinan Import ), yang nantinya dapat dijadikan pedoman oleh staff pada sitem pengajuan import, Staff menerima dokumen performa invoice pengajuan import dari customer, kemudian staff masuk kedalam sistem dengan login terlebih dahulu, setelah masuk kedalam sistem pengajuan import, staff menginput data pengajuan import sesuai dengan performa invoice yang diajukan oleh customer
 Model Class Diagram
            Class Diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package, dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi.
Class memiliki tiga bagian: nama ,atribut  metode
Penjelasan tentang gambar 1.2class diagram diatas: menerangkan Customer mengajukan performa invoice pengajuan import kepada staff, manager login kedalam sistem informasi import yang kemudian setelah masuk kedalam sistem informasi manager menginput informasi import sesuai dengan SPI ( Surat Perijinan Import ), yang nantinya dapat dijadikan pedoman oleh staff pada sistem pengajuan import, Staff menerima dokumen performa invoice pengajuan import dari customer, kemudian staff masuk kedalam sistem dengan login terlebih dahulu, setelah masuk kedalam sistem pengajuan import, staff menginput data pengajuan import sesuai dengan performa invoice yang diajukan oleh customer, kemudian dari hasil pengimputan data pengajuan import manager maupun staff dapat mencetak laporan pengajuan import tersebut dari sistem pengajuan import
Sequance Diagram

Penjelasan tentang gambar 1.3 menjelaskan bahwa informasi quota import sebelum diterima oleh staff data data tersebut akan diinput terlebih dahulu oleh manager setelah perijinan diurus dan mendapat SPI “surat perijinan import” yang isinya terdapat berapa banyak barang yang diijinkan untuk diimport masuk ke negara tujuan dan jenis uraian barang serta asal negara barang, dan pelabuhan tujuan yang diijinkan oleh kementerian perdagangan




 






























Gambar 1.2Class diagram yang diusulkan


 


           






















Gambar 1.3sequence diagram informasi import yang diusulkan

           











 






























Gambar 1.4sequence diagram pengajuan import yang di usulkan



 















           



  Gamabar 1.5 Class diagram Analisa pengajuan impor  yang diusulkan
Gambar 1.6 Rancangan Tampilan Login

 Gambar 1.7 Rancangan Tampilan Imformasi Import
Gambar 1.8  Rancangan Tampilan Data pengajuan  import

Keterangan:
Penjelasan untuk gambar 1.4 Importir yang ingin melakukan import barang mengajuakan performa invoice yang berisi detail pengajuan import barang, kemudian staff dokumen melakukan penginputan detail pengajuan tersebut kedalam sistem pengajuan import untuk menghasilkan laporan pengajuan import, dari sistempengajuan import tersebut staff dan manager dapat memperoleh laporan dan mencetak laporan pengajuan import.
Penjelasan tentang gambar 1.5 menjelaskan bahwa manager dan staff sebelum mereka masuk kedalam sistem, mereka harus login telebih dahulu kemudian setelah masuk kedalam sistem masing masing mereka menginput data sesuai dengan data yang mereka butuhkan dan untuk menampilkan informasi yang dibutuhkan. Dari sistem tersebut akan menampilkan informasi data import dari sistem informasi import dan menampilkan informasi data pengajuan import dari sistem pengajuan import, yang kemudian akan menghasilkan da dapat mencetak laporan Pengajuan import.
Rancangan Tampilan Login
            Gambar 1.6 Tampilan login berfungsi sebagai pembatas hak akses pada perangkat lunak ini. Berikut rancangan tampilan login.
Rancangan Tampilan Imformasi Import
            Gambar1.7 berfungsi untuk memasukan data dari pengajuan import. Berikut rancangan tampilan data informasi quota import.
Rancangan Tampilan Data Pengajuan Import
             Gambar1.8berfungsi untuk memasukan data dari importer berikut rancangan tampilan data pengajuan quota import.

Perancangan Output

            Gambar1.9 Perancangan output dalam perangkat lunak ini berupa data tanggal pengajuan, no. invoice, jumlah barang, data customer, dan exporter, pelabuhan muat, pelabuhan tujuan, no spi, no hs code, periode berlakunya spi, nilai value atau amount barang yang akan diimport, contact person customer maupun exporter

Gambar 1.9  Perancangan Output “Laporan Pengajuan Import



Referensi:
Henderi,  2007 : 4, www.blogster.com / uml - konsep
http : /id.wikipedia.org/wiki/data flow diagram di unduh tanggal 18/07/2013
Joomla,  “ UML”, http://soetrasoft.com 2007

Friday, April 4, 2014

RUP (Rational Unified Process)




RUP (Rational Unified Process) merupakan suatu software engineering prossel hasil  kerja awal dari "Three Amigos " -ivar Jacobson, Grady Booch, dan James rumbaught yang bertujuan untuk memastikan kualitas yang terbaik pada suatu produksi software dengan perkirakan jadwal dan biaya yang dikeluarkan. RUP merupakan proces product  dari rational software dengan konsep  utamanya adalah tentang model , Workloft dan Workers. serta tentang phase dan iterasi
Aktifitas yang dilakukan oleh Rational Unifield Process adalah membuat dan memelihara model .RUPjuga meliputi pembahasan dari implementasi UML (Unifeld Modelling Language )secara luas dan memfokuskan  dirinya pada software yang memiliki metodologi  berorintentasi objek. sehingga  dapat kita bedakan dengan UML bahwa RUP  merupakan sebuah proses yang dilakukan dalam rekayasa perangkat  lunak sedangkan UML adalah bahasa standart yang digunakan untuk memvisualisasikan. mendeskrisikan membangun dan mendokumentasikan perangkat yang akan digunakan dalam membangun sebuah perangakat lunak . RUP dibutuhkan sebagai pedoman untuk mengunakan  UML secara efektif . sedangkan UML berfungsi sebagai standardisasi notasi yang berorintasi objek untuk mengkomunikasikan  kebutuhan, requirement , architectures, dan desain secara jelas dengan user . oleh karena itu hubungan antara RUP dan UML sangatlah dekat. 
RUP menawarkan berbagai kemudahan dalam membangun sebuah software, ada yang disebut Six Best Practice yang terdiri dari :
Develop Iteratively
Manage Requirement 
Use Componet- Based Architecture
Model Visually
Verify Quality 
Control Changes to software
saat melakukan perancangan sebuah perangkat lunak , tentunya setiap tahapan akan mendapatkan masalah.Biasanya gejala /symptom yang menunjukan ada masalah dalam proses perancangan  software seperti berikut :
ketidak akuratan dalam memahami kebutuhan end - user.
ketidak mampuan untuk menyetujui perubahan kebutuhan  yang di ajukan.
modul -modul yang dibutuhkan  tidak dapat dihubungkan.
sofware yang sulit untuk di bangun  atau  diperluas .
Terlambat menemukan kerusakan project yang serius.
kemampuan sofware yang tidak dapat diterima. 
Team members yang bekerja sendiri-sendiri sulit untuk mengetahui perubahan yang telah dilakukan karena ada perbedaan dalam membangun software tersebut.
ada ketidak percayaan dalam membangun dan me release proses
Usaha untuk menghilangkan sympton ini tidak akan menyelesaikan masalah yang dihadapi software delevoper karena gejala ini dapat ini dapat terjadi oleh adanya penyebab  utama masalah yang timbul saat membangun sebuah sistem yaitu :
Requirement management yang tidak mencukupi
Komunikasi yang ambigu dan tidak tepat
Arsitektur yang rapuh
Kompleksitas yang sangat besar
Tidak terdeksinya  ketidak konsistenan antara requirement,desain  dan implementasi 
Pengetesan yang tidak mencukupi
Penilaian status project yang subyektif
Kerterlambatan pengurangan resiko yang disebabkan waterfall development
Perkembangan yang tidak terkontrol
Otomatisasi yang kurang 
Semua hambatan yang ditemui saat membangun software akan dapat diatasi dengan menggunakan best practise yang telah disebutkan di awal pembahasan.Dengan menggunakan best practise yang diterapkan oleh Rational Unified Process, akar masalah yang menyebabkan timbulnya symptom dalam software developer  akan teratasi dengan baik .
lebih dari perusahaan yang menggunakan Ratinal Unified Process sejak akhir tahun 1999. ini menunjukan banyaknya manfaat dan kemampuan cocokyang luas dari Rational Unifield Process. contoh perusahaan yang mengunakan  Rational Unifield Process, antara lain:
Bidang telekomunikasi:Ericsson , Alcatel , MCI
Bidang transportasi , aorespace , pertahanan :British  Aorespace
Manufaktur , Xerox, Volvo , Intel
Keuangan Visa schwab , dan lain -lain  
Cara  kerja  RUP itu didasarkan pada 6 kunci prinsip bagi perkembangan bisnis  yang terkendali yaitu :
1.Proses penyesuaian terhadap linkungan pekerjaan
2.Menyeimbangkan pengutamaan dari para stakeholders
3. Melakukan kerjasama antar tim 
4.Mendemonstrasikan hasil -hasil yang ada secara berulang -ulang 
5.Menaikkan tingkat abtraksi dari sebuah software
6.Pemusatan pada kualitas secara terus -menerus 
RUP berbasis konsep object oriented, dengan aktifitas yang berpusat pada pengembangan model dengan menggunakan  UNified Model Language (UML).Dibawah dapat dilihat bahwa  RUP memiliki gambaran yaitu:

  • Dimensi pertama digambarkan secara horizontal.Dimensi ini merepresentasi waktu dan menunjukkan aspek dinamis dari proses , yaitu siklus,tahap ,iterasi , dan milestone .Dimensi ini terdiri atas Inception ,Elaboration , Construction dan Transition.
  • Dimensi  kedua digambarkan secara vertikal .Dimensi ini merepresentasikan aspek statis dari proses , yaitu  aktivitas ,artifak pelaksana kerja (worker)dan aliran kerja (workflow) empat elemen penting , yakni  who is doing , what , how dan when. 
Model Proses Rational Unified Process(RUP)
RUPadalah proses pengembangan perangkat lunak berbasis  UML (Unified Modeling Language ) yang mempunyai karakteristik:
1.Berulang (iterative )
Tahap pengembangan untuk setiap produk yang diserahkan (release) dilaksanakan secara berulang.
2.Architecture centric 
Menggunakan arsitektur sistem sebagai artifak utama untuk konseptualisasi,konstruksi , pengelolaan dan penyusunan sistem selama pengembangan.
3.Use case -driven 
Menggunakan use case sebagai artifak utama untuk menetapkan perilaku sistem yang diinginkan dan untuk mengkomunikasikan perilaku sistem tersebut kepada parastakeholder sistem.
4.Risk -driven 
Menghilangkan atau mengurangi resiko-resiko yang dapat menghambat kesuksesan proyek.
Tahapan -tahapan RP
Tahap (phases) pelaksanaan pengembangan pada RUP meliputi:
1.Permulaan (inception )
Tahap inception fokus pada penentuan manfaat perengkat lunak yang harus dihasilkan , penetapan, proses-proses bisnis (business case ),dan perencanaan proyek.
2.Pemerincian (elabortion )
Tahap untuk menetukan use case (set  of activities) dari perangakat lunak berikut rancangan arsitekturnya.
3.Konstruksi (construction ) 
Membangun produk perangakt lunak secara lengkap yang diserahkan kepada pemakai.
4.Transisi(transition)
Menyerahkan perangakat lunak kepada pemakai, mengujinya di tempat pemakai , dan memperbaiki masalah-masalah yang muncul saat setelah pengujian.
Ada dua jenis aliran kerja (workflow ) pada RUP , yaitu aliran kerja utama dan aliran kerja pendukung. 
Aliran Kerja Utama 
1.permodelan bisnis (bisiness modeling) Mendeskripsikan sruktur dan proses -proses bisnis organisasi.
2.Kebutuhan (requirements)Mendefinisikan kebutuhan perangkat lunak dengan menggunakan metode use case.
3.Analisis dan perancangan (analysis and design )Mendeskripsikan berbagai arsitektur perangkat lunak dari berbagai sudut pandang .
4.Implementasi (implementation) Menulis kode -kode program , menguji dan mengintegrasikan unit -unit programnya.
5.Pengujian (testing )Mendeskripsiakn kasus  uji , prosedur dan alat ukur penguji 
6.Deployment Menangani konfigurasi yang akan diserahkan.
Aliran kerja pendukung 
1. Manajemen Konfiguraasi dan perubahan configuration and change management ) mengedalikan perubahan dan memelihara artifak-artifak proyek.
2.Manajemen proyek (projert management )Mendesripsikan berbagai srategi pekerja dengan proses yang berulang
3.Lingkungan (enviroment ) Menangani infrasruktur yang dibutuhkan untuk mengembangkan sistem . penggunaan Rational Unified process (RUP) dalam proses pengembangan perangkat lunak unified modeling language.
Ciri khas dari RUP dalam proses pengembangan perangkat lunak berbasis UML adalah adanya metode use case yang digunakan ,Use case terdiri atas diagram use case dan actor merepresentsikan orang yang mengoperasikan atau orang yang berinteraksi dengan system aplikasi .Use case merepresentasikan operasi -operasi yang dilakukan oleh actor , Use case digambarkan berbentuk elips dengan nama operasi dihubungkan dengan garis lurus ke use case mengadopsi Object Oriented Programming (OOP) karena memisahkan  operasi -operasi maupun komponen yang terlibat di dalam sebuah objek-objek yang berbeda.
referensi:
http://88.wordprees.com /2010/01/30/metodologi-rup/
http://www.rational .com.ar/herramientas/rup.html
http://ladast.blogspot.com/2009/02/rational -unified -process.html
http://blog.unsri.ac.id /aswin /oad/rational-process/mrdetail/161/



      
  
   
                                                                              
      

/



Thursday, March 13, 2014

"Perbandingan Metodologi Tersruktur Dengan Berorientasi Objek "

untuk sistem yang besar dan kompleks, selain itu karena model yang dinamis model ini tepat untuk sistem yang real time.Keterbatasan subject :(Eresha)   OOAD  Tugas 1 : Rohmad Basuki        

  Perbandingan Metodologi Terstruktur Dengan Metodologi Berorintasi Objek

                                   pendahuluan  bab 1

1. Pengertian Pemograman  Berorentasi  Objek
   pemograman berorentasi   objek ( Inggris : object -oriented programming di singkat OOP) merupakan paradigma pemograman yang berorentasi seperti objek. Semua data dan fungsi di dalam  paradigma ini dibungkus dalam kelas -kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemograman terstuktur. setiap objek dapat menerima pesan, memproses data dan mengirim pesan ke objek lainnya.(Wikipeda.co.id)

2. Pengertian Pemograman Tersruktur
suatu proses untuk mengimplementasi urutan lankah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program .selain itu pengertian pemograman tersruktur ialah suatu aktifitas pemograman dengan memperhatikan urutan lankah-langkah perintah secara sestematis , logis dan tersusun berdasarkan algoritma yang serderhana dan mudah dipahami.

Prinsip dari pemograman tersruktur adalah jika suatu proses telah sampai suatu titik / lankah tertentu, maka proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi lankah sebelum /kembali lagi ke baris sebelumnya, kecuali pada langkah -lankah untuk  proses berulang (Loop)

Pemograman tersruktur memiliki beberapa sifat -sifat seperti :
a. Memuat teknik pemecahan masalah yang logis  atau sestematis
b.Memuat algoritma yang efisian, efektif atau sederhana
c.program disusun dengan logika yang mudah dipahami
d.Tidak menggunakan perintah GOTO
e.Biaya pengujian program  relatif rendah
f.Memiliki dokumentasi yang baik
g. biaya perawatan atau dokumentasi yang butuhkan relatif rendah
berdasarkan penjelasan diatas,pemograman tersruktur unggul dalam melakukan pemograman sederhana karena lebih efisien dan murah perawatannya tetapi permodelan yang lebih susah dipahami pada setiap orang , selain membaut progaram itu sendiri (contoh ketika dilakukan tracing  program ).

Sementara itu pemograman berorientasi objek memiliki beberapa keuntungan seperti:
1).Maintenance :program mudah di baca dan di pahami, pemograman berorentasi objek mengontrol kerumitan program hanya dengan mengijinkan rincian yang dibutuhkan untuk programmer.
2). Pengubahan program ( berupa penambahan atau pengapusan fitur tertentu ):perubahan yang dilakukan antara lain menyangkut penambahan dan pengapusan suatu database program misalnya:
3). dapat digunakan objek  yang kita inginkan , kita menyimpan objek -objek yang di rancang dengan baik ke dalam sebuah tolkit rutin yang bermanfat yang dapat disisipkan ke dalam kode yang baru dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan pada kode tersebut.
jadi bahwa pengmograman berorintasi sangat cocok sekali digunakan dalam kasus pembuatan sofware yang rumit dan kompleks karena memberiakn kemudahan kepada pemrogram seperti yang telah disebutkan diatas, permodelan yang mana paling bagus ?tergantung pada kebutuhan dan dari sudut pandang mana anda melihatnya.Yang perlu anda ingat ialah tujuan permodelan itu sendiri,agar akhir proyek sistem dapat diperoleh sistem informasi yang memenuhi kebutuhan pemakai , tepat waktu dan sesuai anggaran, serta digunakan, dipelihara dan dimengerti.                                
                                                             Bab 2
                                                                ISI
Metodologi pada umumnya digunakan dalam pembangunan sistem berbasis komputer dalam dunia bisnis dan industri saat ini adalah metode analisis dan design tersruktur ( Structured Analisys and Design / SSAD). metode ini di perkenalkan  pada tahun 1970, yang merupakan hasil turunan pemograman tersruktur.metode pengembangan dengan metode tersruktur ini terus diperbaiki sampai akhir dapat digunakan dalam dunia nyata.
      disamping itu , akhir-akhirbahasa pemograman object orinted (OO)mliai poplier dan banyak digunakan pada organisasi bisnis maupun institusi pendidikan. seiring dengan trend sebuah metodologi dibangun untuk membantu programmer dalam menggunakan bahasa pemograman berorintasi obyek. metodologi ini dikenal dengan object orinted analisys and design /(OOAD) 
      Metode OOAD melakukan pendekatan terhadap masalah dari perspektif obyek, tidak dapat perspektif fungsional seperti pada pemograman tersruktur.akhir-akhir ini penggunaan OOAD meningkat dibandingkan dengan penggunaan metode pengembangan sofware dengan metode tradisional.Sebagaimetode baru dan sophisticated bahasa pemograman berorintasi obyek diciptakan, hal tersebut untuk memenuhi penigkatan kebutuhan akan pendekatan berorintasi obyek pada aplikasi bisnis.
Konsep Dasar Pendekatan Berorintasi Obyek 

pendekatan berorintasi obyek merupakan suatu teknik atau cara pendekatan dalam pemilihan masalahan dan sistem (sistem perankat lunak .System Informasi ,atau sistem lainnya) pendekatan berorintasi  obyek akan memandang sistem yang dikembangkan sebagai suatu kumpulan obyek yang berkorespondensi dengan obyek dunia nyata.
  Dalam rekasa perangkat lunak ,konsep pendekatan berorentasi obyek dapat diterapkan pada analisis , perancangan , pemograman dan pengujian perangkat lunak.sistem berorientasi obyek merupakan sebuah sistem yang dibangun dengan berdasrkan metodeberorintasi obyek ialah  sebuah sistem yang dibungkus (Dien kapsukasi)menjadi kelompok data dan fungsi.setiap komponen dalam sistem tersebut dapat mewarisi atribut dan sifat komponen lainnya.dan dapat berinteraksi satu dengan yang lain 

Metodologi Berorentasi Obyek 
suatu srategi pembangunan perangkat lunak yang mengorganisasikan perangkat lunak sebagai kumpulan obyek yang berisi data  dan operasi yang diberlakukan terhadapnya.Metode berorentasi didasarkan pada penerapan prinsip-prinsip
 kompleksitas metode berorentasi obyek meliputi rangkain analisis berorentasi obyek.
      Pada  saat ini metode berorintasi  obyek  banyak  dipilih  karena  metodologi   lama , banyak menimbulkan  masalah  seperti adanya kesulitan  pada  saat mentranformasi hasil dari  tahap pengembangan ke tahap berikutnya. misalnya pada metode pendekatan tersruktur , jenis aplikasi  yang dikembangkan saat ini berbeda dengan masa lalu.Aplikasi yang dikembangkan pada saat ini sangat beragam (aplikasi bisnis ,dan sebagainya) dengan platfrom yang berbeda-beda sehingga menimbulkan tuntutan kebutuhan metodologi pengembangan yang dapat mengakomodasi ke semua jenis aplikasi tersebut 
      Keuntungan menggunakan metodologi berorentasi obyek adalah sebagai berikut  meningkatkan produktivitas karena kelas objek  ditemukan  dalam suatu masalah masih dapat dipakai ulang untuk masalah lainnya  yang melibatkan objek tersebut.(reusable) kecepatan pengembangan  karena sistem yang dibangun dengan baik dan benar pada saat analisis dan perancangan akan menyebabkan berkurangnya kesalahan pada saat pengkodean  kemudahan  pemeliharaan karena dengan model objek , pola -pola yang cenderung tetap stabil dapat dipisahkan dan pola-pola yang mungkin sering berubah -ubah 
adanya kosistensi karena sifat pewarisan dan penggunaan notasi yang sama pada analisis.adanya konsistensi pada saat

 pengembangan perangkat lunak yang dihasilkan kebutuhan serta mempunyai sedikit kesalahan.
bahasa pemograman yang mendukung antara lain :
1.visual foxpro
2.java
3.C++
4pascal ( bahasa pemograman )
5.Visual Basick net 
6.Ruby
7. Phton 
8,PHP
9C#
10.Eifeil
 Sekilas pendekatan tersruktur  
pendekatan formal untuk memecahkan masalah-masalah dalam aktifitas bisnis menjadi bagian terkecil dapat atur dan berhubungan  untuk kemudian dapat disatukan kembali menjadi satu kesatuan yang dapat dipergunakan dalam pemecahan masalah.pemograman tersruktur adalah proses berorentasi , teknik yang merancang program secara konsisten 
 Desain memilah-milah program dalam hiraki modul-modul menghasilkan komputer yang lebih kecil agar mudah diimplementasi dan pelihara, diubah

   Perbandingan pendekatan OO dan Tersruktur 
perbedaan  yang paling basar tersruktur dan pendekatan objek Oriented pada metode berorientasi objekdekomposisi permasalahan  berdasarkan objek -objek dalam sistem.
Kekurangan metode tersebut dan kelebihan 
Kelebihan  
1.SSAD terlalu simpel dan mudah dimengerti 
2.Milestone diperlihatkan dengan jelas memudahkan dengan manajemen proyek 
Kekurangan
1.SSAD tidak selalu memenuhi kebutuhan pengguna
2.Sedikit sekali manajemen langsung terkait dengan SSAD
METODE BERORIENTASI OBJEK 
Kelebihan 
1.dibandingkan dengan masalah metode SSAD ,OOAD lebih digunakan dengan pengunaan sistem 
2.tidak ada pemisah anatara fase desain dan analisis, sehingga menigkatkan pengguna user
Kekurangan
1. pada awal desain OOAD,sistem sangat simple 
2.pada OOAD lebih facus pada coding dibandingkan dengan SSAD
 Perbedaan desain Berorientasi Tersruktur Dengan Desain objek 

berorientasi tersruktur                                  berorintasi objek
Modul merupakan unit kode                          Modul merupakan objek mengenkapsulasi atribut
sofware yang menjalankan fungsi                 dan kode program untuk berjalan 


  kesimpulan 
Keunggulan pendekatan objek adalah dapat menigkatkan efisiensi aplikasi karena sifat dapat diwariskan (digunakan objek dengan objek lainnya)khusus pendekatan objek adalah kuranga pengenalan mengenai pendekatan yang relatif baru dikalangan akutansi.walaupun kalangan IT tidak demikian bwaseso@gmail.com bwaseso@gmail.combwaseso@gmail.com



REFERENSI
A.   



Tuesday, January 28, 2014

Penerbangan

yang kita butuhkan adalah databasenya terlebih dahulu. Nah, database ini bisa kita buat melalui Microsoft Office Access.
Seperti Ini databasenya. (2 Table dan 1 Query)



           


Kemudian Querynya


Setelah menyiapkan form 1, selanjutnya persiapkan form 2 dan form 3 untuk database yang sudah dibuat sebelumnya. Form 2 dan 3 ini disambungkan dengan Form Penumpang yang terdapat di Form MDI Parent
Sebelum itu, sambungkan database tadi ke projectnya. Caranya seperti ini:

a.Klik data>Show Data Source>Add Data Source hingga muncul menu seperti dibawah ini


  Pilih Database, kemudian klik next
Selanjutnya akan muncul menu ini, Pilih New Connection






Pilih Browse, kemudian pilih file database yang tadi sudah dibuat



Selanjutnya, klik Ok, kemudian Next



Ceklist bar Tables untuk Table yang ada di database dan bar Views untuk Querynya, klik Finish

4. Di tab Data Sources akan muncul seperti ini



Buat form 2 , lalu drag and drop isi dari tab Penumpang,dan atur menjadi seperti dibawah ini:



Dan ketika di Debug menjadi seperti dibawah ini



Sekarang kita akan membuat Report Viewernya
Buat Form 3, tambahkan Microsoft Report Viewer yang terdapat di toolbox.
Kemudian buat Report Wizardnya dengan cara, Project>Add New Item>Report Wizard



Klik Next


Pilih Tab Penumpang, kemudian Next



Pilih Desainnya, jika ingin melanjutkan klik Next, jika selesai klik Finish



Inilah tampilan Report Wizardnya

Jika di debug akan menjadi seperti ini





8. Lakukan hal yang sama pada Form Tiket yang terdapat pada Form MDI Parentnya, dengan membuat 2 Form lagi yaitu Form 4 dan 5.
Note: Untuk Form tiket, databasenya menggunakan database QueryTicketReservation







Sekian penjelasan dari program Pemesanan Tiket Penerbangan yang saya buat. Kurang lebihnya mohon maaf. Semoga bermanfaat bagi bara pembaca semuanya :D
Have a Nice Day !

Koding:
Form Penumpang (Form 2)
Public Class Penumpang

    Private Sub PenumpangBindingNavigatorSaveItem_Click(ByVal sender AsSystem.Object, ByVal e As System.EventArgs) HandlesPenumpangBindingNavigatorSaveItem.Click
        Me.Validate()
        Me.PenumpangBindingSource.EndEdit()
        Me.TableAdapterManager.UpdateAll(Me.TA_VB2DataSet)

    End Sub

    Private Sub Form2_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e AsSystem.EventArgs) Handles MyBase.Load
        'TODO: This line of code loads data into the 'TA_VB2DataSet.Penumpang' table. You can move, or remove it, as needed.
        Me.PenumpangTableAdapter.Fill(Me.TA_VB2DataSet.Penumpang)

    End Sub




Button Cetak (Form 2)

    Private Sub Cetak_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e AsSystem.EventArgs) Handles Cetak.Click
        Form3.Show()
    End Sub


Form Data (Form 3)
Public Class Data

    Private Sub Form3_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e AsSystem.EventArgs) Handles MyBase.Load
        'TODO: This line of code loads data into the 'TA_VB2DataSet.Penumpang' table. You can move, or remove it, as needed.
        Me.PenumpangTableAdapter.Fill(Me.TA_VB2DataSet.Penumpang)

        Me.ReportViewer1.RefreshReport()
    End Sub

    Private Sub ReportViewer1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal eAs System.EventArgs) Handles ReportViewer1.Load

    End Sub
End Class

Form  Tiket (Form 4)
Public Class Pemesanan Tiket

    Private Sub Form4_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e AsSystem.EventArgs) Handles MyBase.Load
        'TODO: This line of code loads data into the 'TA_VB2DataSet.QueryTicketReservation' table. You can move, or remove it, as needed.
       Me.QueryTicketReservationTableAdapter.Fill(Me.TA_VB2DataSet.QueryTicketReservation)

    End Sub

Button Cetak (Form 4)
Private Sub Cetak_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e AsSystem.EventArgs) Handles Cetak.Click
        Form5.Show()
    End Sub

Form Pemesanan Tiket (Form 5)
Public Class Form4

    Private Sub Form4_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e AsSystem.EventArgs) Handles MyBase.Load
        'TODO: This line of code loads data into the 'TA_VB2DataSet.QueryTicketReservation' table. You can move, or remove it, as needed.
       Me.QueryTicketReservationTableAdapter.Fill(Me.TA_VB2DataSet.QueryTicketReservation)

        Me.ReportViewer1.RefreshReport()
    End Sub

    Private Sub ReportViewer1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal eAs System.EventArgs) Handles ReportViewer1.Load

    End Sub
End Class


Monday, January 27, 2014

tugas Word dengan menghubungkan Excel

Tugas menghubungkan dengan aplikasi word (membuat  sertifikat )  dengan menghubungkan  excel 


buka file

buka  projert   ganti nama  yang di buat  dan klik ok

membuat coding 


coding   dengan
  membuat design   cari toolbox  pertama label yang dipakai  kedua textBox , Button  untuk  1 buat Word dan kedua 2buat Excel






buat file  "c; /defeui.doc" menggunakan Aplikasi MS word  dan lengkapi dengan sebuah bookmark, save lalu tutup aplikasi Word




buat projert baru , pada from, letakan 2 buah button  button 1 beri text =word dan button 2 beri text =excel
agar aplikasi vb net terhubung dgn aplikasi MSOffice kita harus memasukan refence dan kedalam vb net
klik menu Project  Add Refence lalu pilih  Tab  "COM" akan terlihat
MS Word {versi} Object Library  untuk  menggunakan aplikasi  MS Word
MS Excel {versi}Object Library menggunakan   aplikasi MS Word